Pages

  • Home
instagram facebook linkedin twitter

Let's sharing!

    • Home
    • An Amateur
    • Hipwee
    • IDN Times


    sumber: pexels/rawpixel
    Dalam menulis, tentunya ide menjadi modal awal yang harus kamu miliki. Karena ketika kamu tidak memiliki ide atau bahan untuk menulis, tentunya akan menyulitkanmu untuk memulai tulisanmu. Tapi nyatanya tak semua orang bisa dengan mudahnya menemukan ide itu. Alhasil hasrat untuk menulis pun akhirnya tidak terlaksana karena tak kunjung menemukan ide. Nah, buat kamu ni yang sering merasa kebingungan dalam menentukan ide dalam menulis, mungkin beberapa tips dibawah ini bisa kamu coba.

    • Lihat dan peka lah terhadap sekitarmu, karena ide bisa saja muncul dari situ
    Ide itu sebenarnya mudah didapat asalkan kamu bisa melihat celah dan peka dengan keadaan sekitar. Dari kegiatan sehari-hari yang kamu lakukan atau dari kegiatan orang lain, sebenarnya ide bisa muncul. Hanya saja terkadang kita tidak sadar bahwa apapun hal, sebenarnya bisa menimbulkan ide yang pada akhirnya bisa menghasilkan sebuah tulisan yang menarik untuk dibaca. Itu semua tergantung bagaimana kamu dalam menciptakan dan merangkai kata-kata semenarik mungkin sehingga menarik minat pembaca.

    •  Coba ingat-ingat lagi pengalaman pribadi atau orang terdekatmu yang menarik untuk di ulik
    Ide pun bisa muncul dari pengalaman pribadi yang kamu alami atau pengalaman orang terdekatmu. Biasanya ketika hal itu kamu sendiri yang alami atau hasil cerita maupun curhatan orang sekitar kepadamu, itu akan lebih mudah untuk dituangkan dalam sebuah tulisan. Jadi kalau kamu sedang kehabisan ide, coba deh ingat-ingat lagi pengalaman apa yang menarik untuk bisa kamu ulik. Siapa tahu setelah mencoba mengingat kembali banyak ide yang kamu dapatkan. Jadinya kamu pun bisa menuangkan ide tersebut di websitenya IDN Times Community. Syukur-syukur kalau sampai bisa mendapatkan bonus 3000 poin kan jadinya bisa menang banyak!

    • Biasakan dan latih dirimu untuk membaca. Karena dari membaca ide pun bisa terbuka
    Membaca itu gak melulu harus buku ataupun novel. Kamu bisa membaca artikel, status yang dibuat orang-orang di social media dan juga caption yang disematkan orang-orang ketika posting sesuatu di Instagram milik mereka atau hal-hal lainnya. Jadi yang paling penting itu cobalah untuk selalu melatih dan membiasakan dirimu membaca. Karena dengan membaca gak cuma ide yang kamu dapatkan, tentunya kamu akan semakin banyak ilmu dan juga menambah wawasanmu dari yang tadinya tidak tahu menjadi tahu.  So, jangan sampai budaya malas membaca sampai melekat pada dirimu ya!

    • Buat kamu yang hobi nonton film entah itu di bioskop, laptop, ataupun TV, ide bisa kamu dapatkan dari sana
    Jadi gak hanya dengan membaca buku, dari hobi, kegiatan atau aktivitas sehari-harimu seperti menonton pun dapat memunculkan ide untuk tulisanmu. Misalnya ketika kamu menonton film dilan yang terkenal dengan gombalannya itu. Bisa saja kamu membuat tulisan dengan judul “Beberapa Gombalan Dilan yang Bisa Bikin Klepek-Klepek Hati Wanita”. Nah itu semua tergantung bagaimana kamu menemukan dan menciptakan ide itu sendiri. Gak sulit kan sebenarnya?

    • Kamu bisa meminta saran kepada teman atau melontarkan pertanyaan di social media milikmu terkait ide apa yang menarik untuk dibahas
    Nah yang terakhir ni, ketika kamu sudah buntu dengan ide, cara yang paling mudah kamu bisa meminta saran teman-temanmu atau kamu pun bisa menggunakan fitur question di Instagram untuk menanyakan kepada orang-orang terkait ide apa yang menarik untuk dibahas. Mana tahu ide yang mereka sampaikan pernah kamu alami, hanya saja tak kamu sadari untuk bisa diangkat menjadi tulisan. Jadi, dengan begitu kamu pun terbantu untuk bisa mengasah dan menggali otakmu untuk bisa mengingat kembali pengalaman yang pernah kamu alami.

    Oke, itu lah tips yang mungkin bisa kamu coba ketika berada dalam kebuntuan menemukan ide untuk menulis. Semoga tips tersebut dapat membantu kamu semua yaa. Tetap semangat menulis! 

    Artikel ini merupakan tulisan asli penulis dan sudah pernah terbit di IDN Times dengan judul 5 Tips Mudah Untukmu yang Bingung Menentukan Ide Dalam Menulis
    Continue Reading


    Haii haii semuanyaa ....

    Akhirnya aku update lagi ni. Sesuai janjiku sebelumnya, kali ini aku mau berbagi pengalaman soal menulis di IDN Times. Aku sendiri menulis di IDN Times masih sangat-sangat baru. Ya, bisa dibilang masih junior banget lah. Masih juga 2 bulan. Tapi gak papa lah yaa, kalau pembahasan kali ini tentang pengalamanku menulis di IDN Times. Toh juga kan cuma ingin sharing aja sama teman-teman semua. Kali aja pas kalian browsing-browsing tentang menulis di IDN Times mbah google ngarahin kalian ke blog aku. Jadinya bermanfaat juga kan tulisanku ini meskipun masih sebagai penulis newbie.

    Sebenarnya aku sendiri tau IDN Times udah dari tahun kemarin saat browsing-browsing mengenail platform menulis yang bisa membayar tulisan kita. Tapi entah kenapa saat itu aku coba untuk mendaftar aku tidak menemukan menu registrasi. Jadilah aku berfikiran bahwa mungkin IDN Times sudah tidak menerima kontributor lagi. Pupus lah harapanku saat itu. Tapi, entah kenapa di awal tahun kemarin aku mencoba browsing-browsing kembali dan lagi-lagi banyak yang ngerekom webnya IDN Times, jadilah aku mencoba kembali untuk mendaftar. Dan.... tadaaa! Akhirnya bisa dan aku pun resmi menjadi anggota IDN Times Community.

    Nah, untuk daftarnya menurutku juga sama aja dengan platform lainnya. Gak sulit kok. Kalian bisa registrasi menggunakan alamat email atau akun facebook. Pertama kali menulis di IDN Times, alhamdulillah nya tulisanku langsung terbit. Sebagai pemula senang dong ya tulisanku bisa terbit dan makin semangat lagi untuk ngumpulin pundi-pundi. Awalnya aku berfikiran kalau menulis di IDN Times ini setiap tulisan akan terbit. Tapi nyatanya aku salah. Tulisan kedua yang aku kirim ke IDN Times nyatanya gak terbit. Selain itu ada beberapa tulisan-tulisanku lainnya juga yang gagal terbit.

    Saat itu aku sempat kecewa juga. Karena tulisan yang aku kirim itu kurang lebih inti pembahasannya sama dengan tulisan penulis lain yang berhasil terbit. Bedanya hanya dijudul saja. Dimana pada judulku lebih berbentuk narasi. Akhirnya karena itu aku jadi malas-malasan untuk nulis. Yang biasanya aku bisa ngirim 2-3 artikel sehari. Jadinya aku hanya mengirimkan 1 artikel saja. Itu pun kalau pas aku benar-benar niat untuk nulis. Padahal saat itu targetku bisa mendapatkan 3000 poin kalau berhasil menerbitkan 10 artikel dalam satu bulan. 

    Dan ternyata saat itu sempat tulisan yang aku kirim publish dihari yang sama dan tulisan-tulisanku yang berstatus pending pun akhirnya juga terbit. Sejak itu timbul lagi semangatku untuk kembali nulis. Namun sayang, di bulan Januari lalu aku hanya berhasil menerbitkan 9 artikel. Karena artikel yang satunya harus rela terbit di bulan Februari. Sakit banget gak tu menurut kalian? Ya sakit lah! Harus gagal dapetin 3000 poin hanya karena satu artikel. Huhuu sedih aku tu haha ...

    Nah, di bulan Februari kemarin aku gak mau dong kejadian yang sama keulang lagi. Jadinya aku gak kasi kendor nii. Aku ngirimin terus tulisanku ke IDN Times. Terbit gak terbit urusan nanti. Yang penting nulis aja dulu. Syukur-syukur kalau bisa sampe terbit 10 artikel sebulan kan bahagia. Dan kalian tau apa? Alhamdulillah nya aku berhasil dapat 3000 poin di bulan Februari kemarin. Senang dong kan yaa, akhirnya kekesalan dan rasa penasaranku di bulan Januari terjawab.  

    Nah buat kalian ni yang mau mencoba peruntungan nulis di IDN Times. Gak hanya nulis tapi juga dapat duit, yang terpenting itu kalian jangan nyerah saat tulisan kalian gak berhasil terbit. Pernah temenku bilang jalanku di IDN Times mulus-mulus aja. Tiap tulisanku terbit mulu. Sementara dia, tulisannya gak terbit-terbit sampe sekarang. Sampe-sampe dia nyerah dan gak ngirim tulisannya lagi. Padahal aku udah bilang, kalau tulisanku pun banyak yang gak terbit. Jadi intinya itu sebenarnya yakin dan jangan pantang menyerah. 

    Oya, dan lagi ni kalau menurutku rasanya nulis di IDN Times akan lebih gampang terbitnya jika tulisan berbentuk listticle. Jadi kalau kalian mau menulis, mending nulisnya berbentuk listticle aja. Besok-besok deh aku akan sambung lagi pembahasan soal menulis di IDN Times ini. Ntar kalau semua aku bahas disini yang ada kepanjangan terus kalian bosan lagi bacanya.

    Oke, kalau gitu sekian dulu tulisanku kali ini. Besok-besok aku akan cerita lagi dan kasi tips versi aku. Buat kalian yang mau baca tulisanku di IDN Times silahkan klik aja langsung ya IDN Times Article. Sampai ketemu ditulisan selanjutnya yaa. Oya kalau mau tanya-tanya boleh kok silahkan. Tapi aku lebih ngerekom kalian nanya nya via DM instagram aku aja kalau mau fast respon. Bye bye ...
    Continue Reading


    Hallo semuanya …

    Setelah kemarin aku nulis soal #NgulikHipwee Part 2. Nah kali ini aku masih mau membahas tentang hipwee nii. Tapi sebelumnya aku mau ingatin lagi, kalau tulisan ini aku buat hanya untuk sekedar sharing pengalaman aku aja. Dan barangkali juga bisa menjawab sedikit kebingungan kamu soal menulis di hipwee setelah membaca tulisanku ini.

    Di tulisan kali ini, aku mau sharing tips buat yang baru pertama mencoba menulis di hipwee. Jadi sebenarnya menulis di hipwee itu gak susah kok. Asalkan memang benar-benar punya niat menulis. Karena yang terpenting itu adalah niat. Niat untuk menulis, lalu direalisasikan. Klo hanya sekedar niat saja tapi no action kan sama aja bohong. Jadi selain niat, action pun harus dilakukan.

    So, langsung aja nii ya aku kasi tipsnya. Baca sampai selesai yaa !

    • Untuk menulis di hipwee, tentunya kamu harus mempunyai akun terlebih dahulu
    Hal pertama yang harus kamu lakukan tentunya membuat akun hipwee. Untuk membuat akun nya pun gampang kok. Kamu bisa mendaftar melalui alamat email kamu atau bisa melalui akun facebook kamu sendiri. Nah setelah proses pendaftaran selesai, nantinya kamu akan diminta untuk mengisi dan melengkapi profile kamu. Setelah semua nya selesai, kamu udah bisa langsung menulis di hipwee. Dengan menulis di hipwee kamu bisa memotivasi dan menginspirasi banyak anak muda Indonesia.

    • Kalau menulis di hipwee gak usah terlalu kebanyakan mikir ini itu yang akhirnya malah membuat kamu gak jadi nulis. Yang terpenting coba aja dulu untuk memulai
    Nah, ini dia yang sering membuat kita sering gak jadi memulai sesuatu. Kadang kita terlalu banyak mikir dan mengkhawatirkan ini itu. Jadinya karena terlalu banyak mikir akhirnya gak mulai-mulai. Menurut aku sendiri sih, coba aja menulis apa yang ingin kamu tulis atau sampaikan. Karena kalau kamu gak mencoba kan kamu gak pernah tau dan gak mendapatkan pengalaman. 

    Selain itu, gak usah takut juga kalau tulisan kamu gak terbit di hipwee. Karena selama aku nulis di hipwee Alhamdulillah tulisanku selalu terbit. Dan hipwee pun akan dengan senang hati memoderasi tulisan-tulisan yang sudah masuk ke mereka. Nah, kalau misalnya ada tulisan kamu yang gak terbit-terbit, kamu pun bisa kok menanyakan hal itu ke team nya hipwee via email atau bisa melalui social medianya. Karena sepengalaman aku, kalau tulisan kita gak terbit sampe 3 hari, biasanya tulisan tersebut tersimpan di draft. Jadi gak masuk ke hipwee nya. Penting juga untuk kamu memastiin bahwa kamu sudah mengklik submit to review agar statusnya bisa berubah menjadi in moderation. Kalau status nya sudah seperti itu, tandanya tulisan kamu sudah masuk ke hipwee. Dan tunggu aja. Tulisan kamu pasti terbit kok.

    • Jangan pernah menjiplak atau meng-copy paste tulisan milik orang lain
    Originalitas dalam menulis di hipwee itu juga penting. Karena kalau tulisan kamu adalah hasil copy-paste milik orang lain, percayalah maka tulisan kamu tidak akan terbit di hipwee. Selain itu di hipwee juga melarang tulisan yang berunsur sara, profokatif dan konten negatif –negatif lainnya. Jadi sebelum nulis di hipwee pastikan bahwa kamu sudah membaca peraturan dengan baik ya! Agar nantinya kamu tidak kecewa kalau-kalau udah capek nulis tapi nyatanya tulisan kamu tidak terbit hanya karena melanggar aturan yang dibuat hipwee. Gak mau kan? 

    Dan lagi, kamu pun harus ingat bahwa penting untuk menghargai karya orang lain. Jadi jangan sekali-kali melakukan penjiplakan, plagiat, copy-paste atau apalah namanya itu yang merugikan orang lain. Karena kalau kamu punya karya dan karya kamu di jiplak orang lain, pastinya kamu pun gak mau kan?

    • Gak usah bingung mencari ide tulisan. Karena dari sekitar pun kamu bisa mendapatkan ide
    Kalau kamu sering merasa buntu atau gak punya ide sama sekali, mungkin kamu bisa mengingat-ngingat lagi kejadian apa yang pernah kamu alami, kejadian apa yang ada di sekitar kamu atau bahkan curhatan orang terdekat pun bisa kamu jadikan ide. Hanya tergantung bagaimana kamu bisa memoles pengalaman dan kisah-kisah tersebut menjadi tulisan yang menarik untuk dibaca. Dan lagi kamu pun bisa menjadikan pengalaman pribadi kamu menjadi tulisan. Tips dari aku, kamu bisa menulis dari hal-hal yang dekat dengan kamu. Seperti hal nya kampus, hubungan, pertemanan atau hal-hal lainnya. Karena sejatinya ide bisa datang dari mana saja. 

    • Share tulisan kamu yang sudah terbit di semua social media yang kamu punya
    Nah, kalau tulisan kamu sudah berhasil terbit di hipwee, langkah selanjutnya kamu bisa membagikan tulisan kamu tersebut di social media yang kamu punya. Karena dengan begitu, tulisan kamu akan semakin banyak dibaca, memotivasi dan menginspirasi banyak orang. Dan biasanya ketika mengetahui semakin banyak yang ngeshare tulisan-tulisan kamu, akan timbul semangat untuk menulis lagi dan lagi.  Oya, penting juga buat kamu ingat. Jangan berhenti hanya ketika tulisan kamu tidak lagi banyak yang nge-share. Karena yang terpenting itu bagaimana kamu bisa konsisten untuk berkarya dan menciptakan karya.   

    Oke itu dia sedikit tips dari pengalaman aku pribadi. Semoga bisa bermanfaat. Kalau ada yang mau menambahkan silahkan, atau ada yang mau bertanya dan sharing pengalaman kamu juga boleh kok di kolom komentar. Sampai bertemu di tulisan selanjutnya. Bye bye …



    Continue Reading



    Perkenalkan nama aku Sucy Fujiazma. Aku berasal dari Pekanbaru, Riau. Blog ini aku buat hanya untuk mengisi kekosongan, bercerita dan sharing soal apapun pengalamanku. Sebenarnya, menulis bukan lah hobi. Hanya kesibukan yang dibuat-buat saja. Yaa, syukur-syukur kalau tulisanku bermanfaat dan banyak yang suka. 

    Oya, selain menulis di blog ini aku juga menulis dibeberapa media online lainnya. Seperti Hipwee dan IDN Times. Sebenarnya aku prefer untuk menulis di dua website itu ketimbang blog ini. Alasannya sih sederhana. Karena as we know kedua website tersebut sudah banyak di kenal dan tentunya memiliki pembaca yang cukup banyak. 

    Buat kalian yang penasaran, kepoo dan mau membaca tulisan-tulisanku yang sudah berhasil terbit, kalian boleh klik tulisan yang aku bold untuk mampir ke Hipwee Article atau IDN Times Article. Selain dua website itu, aku juga pernah nulis di kompas dan ngirim tulisanku ke mojok. Tapi, pada akhirnya aku lebih memilih dan bertahan untuk menulis di Hipwee dan IDN Times.

    Buat kalian yang mau berteman, tanya-tanya atau sekedar sharing langsung aja ke media social aku yaa. Karena mungkin lebih fast respon ketimbang blog ini hehew ✌



    Continue Reading


    Hallo hallo semuanya …

    Setelah cukup lama gak update lagi di blog ini dan dengan update-an terakhir itu sekitar beberapa bulan yang lalu, akhirnya aku update lagi ni. Kali ini aku mau bercerita dan berbagi pengalaman selama menulis kurang lebih 6 bulan yang lalu di hipwee. Dan Alhamdulillah sampe saat ini pun masih di sempat-sempatin buat nulis. Ya, meskipun kadang masih suka absen nulis sih selama seminggu atau sebulan.

    Sebenarnya kalau dilihat dari umur menulis sih memang belum terlalu lama. Cuma disini aku hanya ingin berbagi pengalaman aja kok. Kali aja ada yang berniat ingin menulis di hipwee dan baru memulai atau yang sudah memulai mau sharing-sharing pengalaman dan menemukan tulisan di blog ku ini, yuk mari bercerita.

    Jadi, selama menulis kurang lebih 6 bulan di hipwee apa aja sih yang aku dapat?

    • Dari hipwee aku belajar bagaimana cara membuat judul tulisan yang menarik untuk di baca

    Sebenarnya kalau di tanya aku ini hobi menulis atau tidak dan berita-cita jadi penulis atau tidak, jawabannya adalah tidak sama sekali! Jangan kan bercita-cita jadi penulis, punya hobi menulis pun tidak. Jadi saat itu aku hanya mencoba mencari kesibukan sebagai jobless. Dan niatnya cuma satu sih, tulisan yang aku buat bisa bermanfaat dan memotivasi orang lain.

    Jadi gimana sih aku memulai tulisan pertamaku di hipwee? Saat itu yang aku pikirkan menulis aja sebaik-baiknya dan dengan versi penyampaian ringan dan gak menggurui ala aku. Gak mikir juga itu tulisan akan di terbitkan hipwee atau tidak, banyak yang ngeshare atau tidak. Intinya nulis! Dan setelah tulisan pertamaku terbit, sebagai amateur senang dong kan hehew . . 

     Akhirnya setelah satu, dua, tiga, dst tulisanku terbit. Aku sadar kalau ternyata hipwee membantu memoles judul tulisan kita menjadi lebih menarik lagi sehingga menimbulkan rasa penasaran pembaca. Jadi buat kamu yang baru ingin menulis di hipwee gak usah takut-takut. Mulai aja menulis dengan semua kemampuanmu.  

    • Dengan menulis di hipwee membuat aku yang tadinya gak suka baca jadi suka baca 
    Dengan membuat akun di hipwee, aku berniat untuk bisa dan selalu konsisten nulis. Ya, meskipun hanya satu artikel satu minggu yang bisa aku tulis saat ini. Karena dengan membaca bisa menimbulkan inspirasi untuk di jadikan tulisan. Selain itu dengan rajin membaca artikel-artikel di hipwee membuat aku pun bisa belajar, artikel seperti apa sih yang bisa tampil di halaman depan, menarik minat pembaca dan memiliki banyak share.

    • Menulis di hipwee bisa membuat kita berkesempatan memenangkan lomba yang diadakan team hipwee
    Menulis di hipwee memang tidak mendapatkan bayaran. Tapi dengan menulis di hipwee bisa mendapatkan banyak pembelajaran. Ya, kalau menurut aku pribadi sebagai orang yang amateur alias baru di dunia kepenulisan sih, lebih baik mengkesampingkan perkara uang terlebih dahulu. Belajar aja bagaimana menciptakan tulisan berkualitas. 

    Jadi meskipun hipwee tidak membayar para kontributornya, hipwee tetap mengapresiasi kok para penulisnya dengan memberikan award kepada kontributor terbaik yang di pilih setiap bulannya, dan juga mengadakan lomba dengan tema yang berbeda-beda pula. Dan buat kamu yang sudah bergabung menulis di hipwee, kamu bisa mengikuti lomba tersebut dan berkesempatan memenangkan lomba dengan mendapatkan hadiah-hadiah menarik.

    Oya selain itu, kamu yang rajin menulis di hipwee pun bisa mengumpulkan poin. Yang nantinya poin tersebut bisa kamu tukarkan dengan merchandise ataupun hadiah menarik lainnya yang di tawarkan hipwee.

    • Selain bisa memotivasi orang lain melalui tulisan, aku pun bisa termotivasi dengan tulisan-tulisan orang lain yang ada di hipwee
    Nah, berhubung tulisan-tulisan yang ada di hipwee itu memang sangat dekat dengan anak muda dan disampaikan secara ringan, jadi artikel-artikel yang di sajikan hipwee sangat menarik untuk dibaca. Dan gak cuma itu, di hipwee pun kita bisa mencari artikel yang ingin kita baca. Ntah itu ingin membaca artikel yang memotivasi, menginspirasi dan bahkan mengenai travelling pun ada. Langsung aja deh cek website nya hipwee untuk bisa tau lebih banyak.

    • Menambah ilmu tentang dunia kepenulisan dari kelas menulis online yang diadakan hipwee secara gratis dan cuma-cuma
    Jadi hipwee gak hanya memberikan wadah untuk menampung tulisanmu dan menyalurkan hobi menulismu. Hipwee juga membuka kelas menulis online yang diadakan 2x seminggu secara gratis dan tanpa dipungut biaya sepersen pun. Nah di kelas menulis online itu kita bisa menambah ilmu dan wawasan tentang dunia kepenulisan. Bisa langsung sharing, tanya jawab denga para team hipwee. Yang tentunya akan dengan senang hati menjawab setiap pertanyaan-pertanyaan kita. So, udah siap menulis di hipwee belum nii ?

    Nah, itu tadi sekedar sharing pengalaman aku menulis di hipwee. Buat teman-teman yang kebetulan mampir di blog ku ini dan mau tanya-tanya seputar kepenulisan di hipwee monggo silahkan di kolom komentar. Atau boleh juga di social media Instagram aku. 

    Buat yang mau baca tulisan-tulisan aku di Hipwee silahkan klik Hipwee Article

    Oya, baru-baru ini aku juga mencoba menulis di IDN Times. Silahkan mampir untuk membaca tulisanku dengan klik IDN Times Article. Kapan-kapan aku akan ngebahas juga ni pengalaman aku menulis di IDN Times. Sekian dulu yaa. Sampai ketemu di tulisanku selanjutnya. Bye bye ...




    Continue Reading
    Older
    Stories

    About me

    Photo Profile
    Sucy Fujiazma Seorang Amateur
    Spread Benefits Through Writing ✌️. Read More

    Follow Me

    • instagram
    • facebook
    • gplus
    • twitter
    • youtube
    • pinterest

    Blog Archive

    • March 2019 (2)
    • January 2019 (3)
    • September 2018 (4)
    • August 2018 (2)
    • July 2018 (1)
    • June 2018 (2)
    • April 2018 (1)
    • January 2018 (1)

    Labels

    • Bercerita dan NgOpi(ni)
    • Berkelana
    • Competition Hunter
    • Hipwee
    • IDN Times

    Recent Posts

      Popular Posts

      • Bingung Menentukan Ide Menulis? Yuk Coba Tips Mudah Ini !

      Most Popular

      • Bingung Menentukan Ide Menulis? Yuk Coba Tips Mudah Ini !
      instagram facebook google plus Twitter pinterest bloglovin tumblr

      Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

      Back to top